untuk ibu..
Ibu, hatiku sungguh penuh sesak, ijinkan aku pulang saja. Segala kananku sudah terlalu lama terkungkung dalam-dalam. Ini saatnya waktuku meluber keluar. Aku terlalu lelah terjebak dalam bifukasi kanan dan kiri, ibu.., kumohon jangan biarkan aku mati.
Lagi-lagi aku bertaruh dengan langit, siapa yang lebih lama bertahan mengeluarkan air hari ini. Aku dengan mataku, dan langit dengan segala yang membentang padanya. Sungguh dadaku penuh sesak, hari ini. Lagi.

Ibu adalah manusia terbaik yang pernah aku, dan mungkin juga kamu, dan kita semua pernah temui.
yudhi15 dibahas juga di dalam Februari 5, 2009 pada 10:38 pm |