catatan ceNuL hari ini: perempuan-perempuan

4 november 2008

Kali ini, entah kegundahan macam apa yang tengah menggelayuti pikirku. Ada sibak mata aneh dari dia dan mereka yang nampaknya telah berubah padaku. Entah kesalahan maha apa yang telah aku lakukan? Aku tak tahu. Sepenuh hati aku selalu berusaha menjaga tiap kata, langkah, bahkan untuk sangka. Aku tahu hati perempuan setipis sutra, sedikit tertusuk jarumpun, meski tak kelihatan tetap saja mengimbuh luka. Maafkan aku perempuan-perempuan. Aku tak mau menusuk suteramu, aku juga terlalu takut, bahkan untuk bersangka-sangka.

~ oleh duniamayaku7b di/pada November 5, 2008.

Satu Tanggapan to “catatan ceNuL hari ini: perempuan-perempuan”

  1. mungkin ada kata, langkah, ataupun sangka yang tak pernah lugas terindra tapi sesungguhnya telah menjelma menjadi jarum yang tak hanya menusuk tapi menyayat bahkan merobek sampai habis.
    ingin aku bicara, ahh..tak hanya bicara tapi berteriak pada siapapun, perempuan-perempuan itu termasuk kamu: memaafkan itu tak seberat memindah samudera, tak ada yang paling sempurna.
    tapi nyatanya kalimat itu tercekat, membuatku tersedak dan tidak mampu melanjutkannya. bibirku hanya bisa bergetar kelu, rasanya tak sampai hati ini bertutur.
    maafkan aku perempuan, aku hanyalah perempuan seperti dirimu. bahkan mungkin jauh lebih lemah dari kamu. aku tak mampu bertindak sesuatu untuk menyelesaikan semua ini sendiri, sementara mereka selalu bilang bahwa aku lah satu2nya perempuan yang mampu mengusik tidurmu.
    aku akan coba perempuanku, tapi beri aku waktu, sejenak saja, untuk menata hatiku, mengumpulkan air mataku, mengasah lidahku, membersihkan pita suaraku, agar aku mampu berkata sesuatu yang selama ini membuatmu takut bersangka.
    aku akan datang, segera.

Tinggalkan Balasan